9 komponen penting dalam perencanaan usaha
Dalam menyusun rencana bisnis, terdapat sejumlah komponen penting yang harus Anda masukkan.
Lantas, apa saja komponen rencana bisnis tersebut? Adapun komponen atau garis-garis besar perencanaan bisnis yang penting untuk Anda ketahui adalah sebagai berikut.
1. Identitas Perusahaan & Visi Misi
Komponen perencanaan bisnis yang pertama yaitu visi misi dan identitas perusahaan.
Apa saja identitas perusahaan yang perlu Anda masukkan? Anda perlu memasukkan identitas seperti nomor akta pendirian, izin, nama pendiri, dan lain sebagainya.Mencantumkan identitas perusahaan penting Anda lakukan agar pembaca dan investor mengetahui kalau bisnis Anda dilindungi hukum.
2. Gambaran Umum Bisnis
Selain komponen identitas dan visi misi perusahaan, Anda juga perlu memasukkan komponen selanjutnya yakni gambaran umum bisnis.
Gambaran umum bisnis meliputi jenis produk, bidang industri, orientasi, dan value bisnis Anda.
Hal ini bertujuan agar pembaca bisa mengetahui profil bisnis Anda.
3. Target Pasar
Memasukkan komponen target pasar penting untuk membuat pembaca paham bahwa bisnis Anda memiliki sasaran yang tepat.
Selain itu, memasukkan target pasar juga berfungsi untuk membantu dalam meyakinkan investor terkait potensi dari market share bisnis Anda.
4.Rincian Produk
Komponen dalam business plan yang berikutnya yaitu rincian produk.
Anda wajib memasukkan komponen rincian produk karena sebuah produk adalah bukti bahwa seorang pengusaha serius dalam menjalankan usaha tersebut, baik itu produk berupa jasa atau fisik.
Rincian produk yang perlu Anda masukkan dalam rencana usaha yakni seperti nama produk, komposisi, harga, dan deskripsi produk.
5. Rencana Pemasaran
Komponen rencana pemasaran juga penting dimasukkan dalam perencanaan bisnis karena Anda harus bisa memasarkan produk perusahaan untuk mendapatkan omzet.
6. Biaya Operasional
Biaya operasional adalah komponen perencanaan bisnis selanjutnya yang Anda wajib cantumkan.
Jika ternyata modal yang Anda butuhkan sangat tinggi, maka Anda bisa mencari investor untuk memenuhi biaya operasional tersebut
7.Perhitungan Break Even Point (BEP)
Break Even Point merupakan suatu posisi saat total modal atau biaya yang keluar sama dengan jumlah penghasilan yang Anda dapatkan.
Sederhananya, BEP merupakan istilah “balik modal”.
Nah, jika Anda sudah memiliki estimasi kapan BEP terjadi, maka Anda dapat mengetahui kapan usaha tersebut dapat menghasilkan laba.
BEP juga bisa berperan sebagai dasar pertimbangan untuk investor yang akan mendanai usaha Anda.
8. Profitabilitas
Seperti yang Anda ketahui, tujuan pokok dari menjalankan suatu usaha adalah agar mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.
Nah, dengan menyusun rencana usaha, maka Anda bisa menghitung perkiraan profitabilitas perusahaan.
9.Analisa Persaingan & Strategi
Komponen perencanaan usaha yang terakhir yaitu analisa untuk persaingan dan strategi. Walaupun begitu, hal ini merupakan salah satu hal yang paling penting dalam proses bisnis.
Melakukan analisis pesaing penting untuk dilakukan karena bermanfaat untuk menyusun rencana strategi untuk memenangkan kompetisi dengan kompetitor bisnis.
Untuk itu, mari ikuti kursus Studi Kelayakan Bisnis di Mekari University dan pelajari cara melakukan analisis pesaing yang efektif untuk memenangkan persaingan dalam bisnis.
Nah, itulah ulasan lengkap tentang perencanaan bisnis yang perlu Anda pahami sebelum memulai sebuah usaha.
Komentar
Posting Komentar